12
Feb
09

Ribuan Perusahaan di Jakpus Belum Kantongi SIUP

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat (Pemkot Jakpus) pantas miris melihat banyaknya perusahaan yang belum memiliki Surat izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan tanda daftar perusahaan (TDP). Diprediksi, ada 20 ribu perusahaan di Jakpus yang sebagian besar belum mengantongi SIUP dan TDP. Hingga 2008, baru 3.930 perusahaan yang memiliki SIUP dan 6.298 yang mengantongi TDP.

Agar seluruh perusahaan bisa memiliki SIUP dan TDP dengan mudah, Suku Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan Jakarta Pusat (Sudin KUMKMP Jakpus) menggelar one day service di pusat perbelanjaan, Kamis (12/2). Kali ini, pelayanan cepat dilakukan di Gajah Mada Plaza yang menargetkan bisa menerbitkan 150 SIUP dan TDP.

Kasudin KUMKMP, Johan Affendi, menjelaskan, kegiatan yang bertajuk `One Day Service SIUP` ini bertujuan memberikan bantuan layanan kepada pengusaha kecil dan menengah di Jakarta Pusat. Ditambahkan Johan untuk melakukan pengurusan SIUP baru para pengusaha kecil dikenakan biaya Rp 100 ribu, sedangkan pengusaha menengah dikenakan biaya Rp 250 ribu.

Ditambahkan Johan, saat ini jumlah perusahaan di Jakpus diperkirakan mencapai 20 ribu. Pada tahun 2008 ini jumlah perusahaan kecil dan menengah yang telah memiliki SIUP dan TDP baru 6.382 perusahaan, sisanya belum. “Acara ini merupakan program jemput bola yang dilakukan sudin untuk menertibkan perusahaan yang belum memiliki SIUP,” jelas Johan.

Proses yang dilakukan lebih dipermudah, pemilik usaha hanya menunjukan formulir, foto kopi akte notaris, foto kopi surat keputusan pengesahan yang telah disahkan oleh Dephuham, foto kopi Identitas, pas foto berwarna, dan NPWP perusahaan. Tak hanya itu, domisili pengusaha atau tempat usaha haruslah jelas dan tidak fiktif. “Pelayanan ini akan terus dilaksanakan. Setelah ini pelayanan akan dilakukan di kantor sudin di walikota,” ucapnya.

Walikota Jakpus, Sylviana Murni, mengaku, kegiatan layanan SIUP ini sebagai upaya mempermudah pengusaha. Sudin KUMKMP Jakpus telah menerbitkan SIUP sebanyak 3.930 perusahaan serta TDP sebanyak 6.298 perusahaan. Dirinya berharap para pengusaha yang berdomisili di Gajah Mada Plaza segera mendaftarkan usahanya.

Sylviana menyebutkan sekitar 230 pedagang yang berada di Gajah Mada Plaza belum memiliki SIUP. Pelayanan sehari yang dilakukan kali ini bertujuan mengatasi SIUP para pedagang kecil dan menengah. Ditambahkan Sylviana, keuntungan pengusaha yang telah memiliki SIUP adalah adanya kemudahan dalam peminjaman modal.

Stephen (53), salah seorang pengusaha jual beli komputer yang menempati lantai tiga Gajah Mada Plaza mengaku, kegiatan yang digelar oleh Sudin KUMKMP begitu membantu para pengusaha. Dirinya menjelaskan, untuk membuat SIUP lengkap dengan perizinan tempat, dirinya harus merogoh kocek sebesar Rp 1 juta. Namun dengan adanya kegiatannya ini untuk perpanjangan izin dirinya tak dikenakan biaya. “Kenapa nggak dari dulu aja ngadain kaya gini. Jadi kita nggak perlu menggunakan biro jasa dalam pengurusannya,” ucapnya.


0 Responses to “Ribuan Perusahaan di Jakpus Belum Kantongi SIUP”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: