07
Jan
09

Iran Tangkap Blogger Penghina Syiah

TEHERAN – Pemerintah Iran menyatakan, mereka telah menangkap seorang blogger keturunan Iran yang berkewarganegaraan Kanada. Mereka menahan blogger tersebut karena dianggap telah menghina kaum dan ajaran Syiah.

“Blogger tersebut bernama Hossein Derakhshan. Kasusnya masih dalam tahap investigasi dan dia sekarang sedang dalam masa penahanan,” ujar juru bicara pengadilan tinggi Iran Ali Reza Jamshidi, seperti dikutip melalui AFP, Rabu (31/12/2008).

Menurut Jamshidi, Derakhshan ditangkap karena terlibat penyebaran isu terkait penghinaan terhadap ajaran Syiah, khususnya terhadap Aemmeh Athar, seorang figur pendiri Islam Syiah. Sayangnya, pihak pengadilan tidak memberitahukan secara pasti kapan dan dimana Derakhshan ditahan.

Namun, blog politik yang diusung Derakhshan ternyata sudah tidak lagi di-update sejak 30 Oktober lalu. Ditengarai, sejak saat itulah ia ditangkap oleh pihak keamanan Iran. Bahkan, terdapat kabar bahwa ia telah ditangkap sejak tanggal 1 November, sesaat setelah ia tiba di Teheran dalam kunjungan pribadinya. Sebuah situs konservatif di Iran menyatakan, Derakhshan ditangkap karena dicurigai menjadi mata-mata Israel.

Tuduhan ini cukup beralasan karena pada tahun 2006, Derakhshan sempat berkunjung ke Israel. Dalam blog-nya , ia mengaku ingin memberikan pandangan kepada rakyat Iran mengenai perbedaan yang ada di kedua negara tersebut, Iran dan Israel.

“Kunjungan ini bisa jadi mengakibatkan aku tidak bisa lagi kembali ke Iran untuk waktu yang lama karena Iran tidak pernah mengakui keberadaan Israel. Apalagi, pemerintah Iran sangat tidak memperbolehkan warganya untuk datang ke Israel,” ujar Derakhshan dalam blog-nya yang ditulis pada Januari 2006. Saat itu, Derkahshan berhasil masuk ke Israel dengan menggunakan paspor warga negara Kanada yang dimilikinya.

Sebelumnya, pada tahun 90-an, Derakhshan bekerja sebagai jurnalis pada media reformis milik Iran, sebelum akhirnya ia pindah ke Kanada. Situs laki-laki berusia 34 tahun tersebut, yang bernama Hoder.com, kerap menjadi sasaran blokir pemerintah dan ISP-ISP yang ada di Iran, bersama dengan 5 juta situs internet lainnya yang dianggap tidak bermoral, antiislam dan antisosial.

Ini bukan kali pertama Iran menahan warganya yang memiliki dua kewarganegaraan. Sebelumnya ada fotografer bernama Zahra Kazemi, yang juga memiliki kewarganegaraan Kanada dan Iran. Ia ditangkap pada tahun 2003 karena telah mengabadikan aksi demonstrasi yang terjadi di luar penjara Teheran. Penangkapan Kazemi berakhir dengan kematin.

Sedangkan pada Mei 2007, dua akademisi Iran yang juga berwarga negara Amerika, Haleh Esfandiari dan Kian Tajbakhsh, ditangkap bersama aktivis perdamaian Ali Shakeri, selama 100 hari karena dicurigai menjadi ancaman keamanan nasional Iran.


0 Responses to “Iran Tangkap Blogger Penghina Syiah”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: