05
Jan
09

Sarana Parkir di Kota Tua Segera Dibenahi

Menyongsong akan dijadikannya Kota Tua sebagai tuan rumah pertemuan walikota se-Asia (Asian Major Forum) pada Desember 2009 mendatang, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) akan segera membenahi sarana perparkiran di kawasan tersebut. Sehingga lalu lintas dan tata kota di wilayah Kota Tua akan terlihat tertib dan rapi.

Penataan parkir tersebut akan dimulai sejak Januari dan ditargetkan selesai awal Desember 2009. “Saat ini pengembangan Kota Tua menjadi salah satu obsesi terbesar saya. Sekarang sudah mulai dilakukan inventarisasi. Sebagai langkah awal kita akan benahi perpakirannya dulu,” kata Djoko Ramadhan, Walikota Jakarta Barat, Jumat (2/1).

Jika kawasan Kota Tua ditata dengan baik, menurut Djoko, maka kawasan seluas 840 hektar ini tidak kalah menarik dengan kawasan Kota Tua di Teheran, Iran. Bahkan, potensinya cukup besar untuk menjadi kawasan wisata bertaraf internasional. “Saya berpikir apabila Kota Tua dibenahi, maka tidak akan kalah dengan tempat wisata sejarah di Taheran. Bahkan kalau terus dikembangkan, Kota Tua di Jakarta ini juga bisa bertaraf internasional, karena kekayaan sejarah yang tersimpan juga tidak kalah dengan tempat-tempat wisata bersejarah lain di dunia,” ujar Djoko.

Selain itu, mantan Bupati Administrasi Kepulauan Seribu itu juga mengatakan akan menjadikan kawasan Kota Tua sebagai kawasan zona emisi. Artinya, Pemkot Jakbar akan terus melakukan program hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day setiap bulan. Sehingga, kualitas udara di kawasan yang berada di bagian utara Jakarta ini akan terus membaik.

Seperti yang pernah dilaksanakan pada Minggu (14/12), sepeda motor dan mobil, terhitung pukul 06.00 hingga pukul 14.00, dilarang melintas di sejumlah ruas jalan seperti Jl Tongkol, Jl Cengkeh, Jl Kali Besar Timur, Jl Pintu Besar Utara, dan Jl Pos Kota. ” Kita akan dijadikan Kota Tua sebagai zona emisi, yaitu kawasan bebas dari polusi akibat asap kendaraan bermotor,” katanya.

Kepala Suku Dinas Tata Kota Jakarta Barat, Fausal Kahar, menambahkan, kondisi perparkiran di kawasan Kota Tua memang sangat mendesak untuk dibenahi. Sebab, sampai saat ini perparkiran di Kota Tua sangat semrawut, bahkan para pengunjung nekat memakirkan kendaraannya langsung tepat di depan gedung yang dituju. Bahkan ada juga yang nekat memarkir kendaraan di pinggir jalan.

Tak hanya itu, sejumlah lahan kosong di depan gedung tua juga dimanfaatkan sebagai lahan parkir oleh juru parkir liar. Karena itu, situasi ini harus ditertibkan sehingga kawasan Kota Tua menjadi rapi. “Kita akan terus berupaya menertibkan perparkiran di Kota tua secara bertahap, dan kita juga akan memberikan solusi berupa penyediaan lahan parkir khusus yang tidak mengganggu pengunjung,” tegasnya.

Menurut Fausal, kawasan Kota Tua seharusnya memang harus ditata secara berkelanjutan, sehingga konstruksi bangunan gedung-gedung tidak cepat rusak. Karena itu, selain menata perparkiran, beberapa lokasi juga akan dikhususkan hanya boleh dilalui oleh pejalan kaki, sehingga tingkat polusi dan ketertiban dapat tercipta dengan baik. “Kota Tua seharusnya ditekankan pada wisata jalan kaki. Karena selain tidak akan merusak bangunan bersejarah, dengan wisata jalan kaki akan memberikan kesan lebih mendalam bagi wisatawan,” tuturnya.

Saat ini bangunan-bangunan bersejarah yang masuk cagar budaya di Kota Tua terdapat sekitar 142 buah. Diantaranya Museum Sejarah Jakarta, Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Wayang, Jembatan Kota Intan, Setasiun Kota, Museum Bank Mandiri, dan Hotel Omni Batavia.


0 Responses to “Sarana Parkir di Kota Tua Segera Dibenahi”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: