01
Jan
09

Bertarung Dengan Hantu Berlidah Panjang

Cerita bermula ketika Yanto pulang dari rumah temannya, usai berpesta merayakan pengangkatan sang teman jadi pegawai negeri. Pesta waktu itu pun diramaikan dengan minuman beralkohol. Tak heran jika kemudian Yanto harus pulang sampai larut malam.

Yanto tidak sepenuhnya mabuk. Dia pun memacu motornya menembus gelap malam.  K0etika melewati jalan baru, bulu kuduknya merinding. Padahal dia tidak merasakan perasaan seperti itu sebelumnya. Berkali-kali Yanto menoleh ke belakang. Dia merasa seperti ada orang yang membuntutinya.

Namun, setiap kali dia menoleh, bayangan itu selalu saja menghilang. Aneh! Pikirnya terheran-heran.

Ketika untuk ke sekian kalinya dia menoleh, akhirnya dia memang seperti menemukan bayangan seseorang. Anehnya, bayangan itu seperti keluar dari asap yang cukup tebal. Padahal waktu itu tidak ada kabut atau orang membakar sesuatu.

Semula, Yanto menganggap orang itu adalah hantu. Tetapi setelah fia perhatikan dengan seksama orang itu sepertinya layaknya manusia normal. Maka, Yanto pun tidak takut dan menghentikan laju motornya.

“Ada apa, Mas?” Tanya Yanto sopan.

“Boleh saya pinjam korek api, Pak?” Tanya orang aneh itu.

“Boleh, boleh, silahkan!” Jawab Yanto.

Lantas orang itu menyulut rokok di mulutnya. Setelah satu hisapan, orang itu menjulurkan lidahnya sembari bertanya,  “Pak, lidah saya merah apa tidak?”

“Iya, merah!” Jawab Yanto.

Setelah satu hisapan lagi, orang itu kembali menjulurkan lidahnya dan bertanya dengan pertanyaan yang sama. Yanto pun menjawab dengan jawaban yang sama.

Orang aneh itu melakukan hal itu hingga berulang-ulang. Sampai kemudian Yanto menyadari lidah orang itu bertambah panjang dan panjang. Karena takut, Yanto pun menstater motornya. Aneh, mesin sama sekali tidak menyala. Yanto semakin bingung melihat lidah makhluk aneh itu yang semakin panjang.

Hantu berlidah panjang itu kemudian mendekati dan mencoba mencekik Yanto. Karena tidak bisa lari, Yanto mencoba melawan seberani mungkin. Dia melawan makhluk dengan sekuat tenaganya, bahkan sampai berguling-guling.

Selain lidahnya yang semakin panjang, Yanto melihat wajah makhluk itu perlahan-lahan berubah menjadi mengerikan. Yanto sebenarnya takut sekali melihatnya. Tetapi dia tidak punya pilihan lain selain terus bertarung menghadapi si makhluk.

Puluhan pukulan dan tendangan sudah diserangkan di berbagai bagian tubuh makhluk berlidah panjang itu oleh Yanto. Namun makhluk aneh itu seperti tak bergeming. Yanto kemudian menarik lidah makhluk itu. Ternyata makhluk itu merintih dan berteriak kesakitan.

Yanto senang sekali karena berhasil menemukan kelemahan makhluk berlidah panjang itu. Sampai kemudian, dia melihat makhluk itu seperti menyerah kalah dan tak lama kemudian lenyap dari pandangan. Tapi bersamaan dengan itu Yanto terkejut, dia tidak berdiri di tengah jalan lagi. Di sekeliling Yanto ada banyak batu nisan.

“Bagaimana mungin aku bisa berada di tengah kuburan?” Tanya Yanto, heran. Dengan susah payah dia melangkah keluar dari tengah kuburan. Nafasnya tersengal-sengal. Bulir-bulir keringat mengalir deras dari dahinya.

“Untungnya, motorku yang tadi mogok kini bisa aku hidupkan. Aku pun memacu motorku secepat kilat,” kenang Yanto. Sungguh pengalaman yang mengerikan itu menjadi pelajaran berharga bahwa makhluk halus itu memang ada.


0 Responses to “Bertarung Dengan Hantu Berlidah Panjang”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: