26
Nov
08

839 Warga Kaltim Terinfeksi HIV/AIDS

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Kabupaten/Kota diminta lebih serius memikirkan pencegahan HIV/AIDS di Kaltim. Pasalnya, Jumlah penderita HIV/AIDS hingga Oktober 2008 telah mencapai 839 orang atau meningkat 3 persen dibanding tahun lalu.

Demikian diungkapkan drg H Fachrial AS, Plh Kasubid Pemberantasan Penyakit Menular Langsung Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Senin (24/11) kemarin. Kota Samarinda menduduki peringkat tertinggi dalam jumlah pasien HIV/AIDS, termasuk jumlah orang yang meninggal. Sementara urutan kedua Balikpapan dan disusul Tarakan.

“Dari 839 orang yang mengidap HIV, 53 orang sudah meninggal karena AIDS. Paling banyak meninggal di Samarinda yaitu 27 orang, sedangkan posisi kedua Balikpapan, 22 orang,” ujarnya.  Fachrial berharap, pemerintah bersedia mengucurkan dana melalui APBD untuk menangani pencegahan HIV di daerah-daerah yang tak tersentuh tim Dinas Kesehatan dan sejumlah LSM.

“APBD Kaltim dari dulu belum pernah ada yang dikhususkan untuk pencegahan HIV/AIDS. Kalau APBD Kabupaten/Kota sebagian memang ada, tapi jumlahnya sangat kecil. Kita memang sangat terbantu dengan Global Fund yang mengucurkan miliaran rupiah untuk Kaltim, tetapi harap diingat bahwa wilayah jangkauan Global Fund hanya di tiga kota, yaitu Samarinda, Balikpapan dan Tarakan. Padahal Kaltim memiliki 13 Kabupaten/Kota. Ini sangat tidak seimbang,” jelasnya.

Jumlah yang terdata saat ini bisa dipastikan merupakan sebagian kecil dari yang terjadi di masyarakat.  “Jumlah penderita HIV/AID yang kami data itu fenomena gunung es. Dalam kenyataannya, jumlahnya jauh lebih besar dan ini harus segera dicegah, karena sekali mengidap HIV, maka selamanya dia tidak akan bisa sembuh,” kata Fachrial.

Koordinator Pelaksana VCT  RS Dirgahayu, masyarakat yang merasa berisiko terhadap penyakit ini diharapkan memeriksakan dirinya ke klinik VCT.

“Semuanya gratis, mulai dari diperiksa, hingga bila positif HIV obat-obatan juga diberikan gratis. Saya kira ini perlu disebarluaskan, mumpung masih gratis karena didanai Global Fund. Mulai tahun 2010, periksa HIV tak lagi gratis, obat-obatannya pun harus bayar sendiri,” katanya.

Pengidap HIV/AIDS di Kaltim
Kabupaten/Kota    04     05     06     07     08      TOTAL
SAMARINDA          11    21      57    136    35      279
BALIKPAPAN          8    15       115      29    36     222
TARAKAN             23    28      64     20    10       173
KUKAR                 9      8         15        4    –         58
NUNUKAN             6      2        12      10    5         42
MALINAU             2      2        3         0        –        23
KUTAI BARAT        0      0        0         10       –       10
KUTAI TIMUR        1      1        1        0         3        9
BERAU                 1      1        1        1          –        9
BONTANG             1      1        2        2         –          7
PASIR                  0      0        3        0        –          3
BULUNGAN           0      1        0        0        1         2
PENAJAM              0      0        2        0        0         2
KALTIM               62    80    275     212    90        839

PENDERITA AIDS MENINGGAL
Kota                       Meninggal
SAMARINDA        27 orang (2001 – 2008)
BALIKPAPAN      22 orang (2003 – 2008)
BONTANG           3  orang
BULUNGAN         2 orang
Sumber: Data Dinas Kesehatan Kaltim


0 Responses to “839 Warga Kaltim Terinfeksi HIV/AIDS”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: