13
Jul
08

Memiliki Tetangga Miskin

Dengan tergopoh-gopoh Ani yang masih kecil itu masuk ke rumah.

“Ayah….Ibu …!!” teriaknya.

“Tetangga kita itu pasti orang miskin …..”

Si Ayah dan si Ibu sangat terkejut mendengar ucapannya itu karena sesungguhnya daerah tempat tinggal mereka adalah daerah pemukiman orang berada.

“Mengapa kamu mengatakan begitu, sayang?”

“Sebab, mereka sudah ribut hanya karena anaknya menelan uang logam lima puluh rupiah.”


0 Responses to “Memiliki Tetangga Miskin”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: